PARITI


PARITI … partaiku, partai orang cerdas …

Saat ini sedang rame-ramenya kampanye … Partai A sampai Partai Z, Caleg Fulan sampai Fulanah, banyak yang bangga menjadi pendukung salah satu partai pada masa pemilihan umum 2009 ini. Kalo anda dukung yang mana ??



Nah, saya juga tak mau ketinggalan ikut-ikutan berpartai .. bolehkan ?? dan saya sarankan anda pilih partai saya aja … dan enaknya anda secara langsung menjadi caleg yang tak perlu kampanye … pasti terpilih … dan partai ini partai yang diisi oleh orang-orang cerdas dan sukses, jadi tunggu apa lagi …


Ya, pilihlah partai saya … PARITI (Partai Ingat Mati) , partainya orang-orang yang cerdas, rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri pernah bersabda, “Orang yang cerdas adalah orang yang mengendalikan nafsunya dan berbekal untuk kehidupan setelah kematian” (Diriwayatkan oleh Tirmidzi dan ia meng-hasan-kannya). Nah lho.. mantab bukan ??


bagaimana tips memenangkan pemilu ??

untuk memenangkan pemilu , perlu kita renungkan pandangan umum PARITI …


Saudaraku sekalian, mengingat mati adalah salah satu sarana yang efektif untuk kembali mendekatkan diri kepada Allah ‘Azza Wa Jalla, mengobati jiwa yang sedang sakit, jiwa yang selalu dijerat oleh nafsu dunia. Dunia yang semakin berwarna , dunia pula yang semakin berbisa dan beracun, dengan segala macam tipu dayanya, dunia telah melalaikan kita dari mengingat Allah, dari kenyataan bahwa nantinya kita pasti mati dan mempertanggungjawabkan segala hal yang telah kita lakukan di dunia ini.


Belajar dari Ustadznya para ulama, Imam Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin-nya, ia mengatakan bahwa , “ Orang yang kematian menjadi kepastiannya, tanah menjadi tempat pembaringannya, ulat menjadi temannya, Munkar dan Nakir menjadi “tamu”nya, kuburan menjadi tempat tinggalnya, perut bumi menjadi tempat menetapnya, kiamat menjadi janjinya, sorga atau neraka menjadi tempat kembalinya, sepatutnya tidak punya fikiran lain selain tentang kematian dan tidak mengingat kecuali kepadanya, melakukan persiapan berbekal untuk hidup setelahnya.”


Nah, kita pun juga seringkali mendengar kabar berita musibah saudara-saudari kita yang masih muda , sudah menemui ajalnya. Hal ini menunjukkan bahwa Malaikat pencabut nyawa itu tidak bilang “permisi” dulu ke kita untuk mencabut nyawa, baik itu yang muda maupun yang tua, bahkan anak-anak.

Saudaraku, seandainya…. Nanti malam ketika anda tidur dengan nyenyak, saking nyenyaknya sampai – sampai nggak bangun bangun . Bangun-bangun udah mendengar langkah kaki para penziarah yang mengantarkan jenazah kita di kuburan. 



Nah lho … apakah kita udah siap ??? 

Udah yakin dengan amal shalih kita selama ini ?? 

udah yakin diterima semua ??

yakin dosa-dosa kita tak kan menjadi belenggu di hari nanti ??

yakin nggak kerepotan pas ditanya pertanggungjawaban segala amal kita oleh Allah ??

yakin pas dikuburan kita aman-aman saja, ngga terhimpit oleh kuburan yang semakin menyempit dan menghimpit kita ??


Saudaraku, bukan berniat untuk menakuti, tapi, mengingat kematian adalah salah satu cara agar hati kita selalu terdorong untuk berbekal dan berbekal amal shalih setiap saat. Kerja adalah ibadah, kalo kita niatkan untuk ibadah, kalo nggak… ya percuma aja, cuman dapet uang doank, payah, lelah, tapi nggak ada nilainya di sisi Allah … belajar adalah ibadah, kalo kita niatkan untuk ibadah, kalo nggak ya maap… sia-sia ilmunya, tak kan memberikan manfaat ….


Oleh karena itu , Mari bergabung dengan partainya orang cerdas. … PARITI (Partai Ingat Mati) … yup selamat bergabung, anda adalah calegnya, dan jangan khawatir, anda pasti terpilih!! 


Semoga Allah memudahkan kita untuk selalu berbekal dengan ikhlas dalam setiap aktivitas kita, cinta dan benci karena Allah, bekerja, belajar, berolahraga, berbakti pada orang tua karena Allah, insha Allah kan menjadi bekal kita untuk memenangkan pemilu akbar di hari akhir nanti …. Pemilihan Umum Akbar … pemilihan siapa-siapa yang berhak mendapat kursi di surga … kursi kenikmatan yang abadi .. ayo siapa yang mau … ?? Rugi lho … Ayo buruan jadi pendukung PARITI , ajak temen2, saudara , kerabat, tetangga … 


Semoga bermanfaat

0 komentar:

Poskan Komentar